Search

Content

Showing posts with label Cadas Pangeran. Show all posts
Showing posts with label Cadas Pangeran. Show all posts
8 komentar

Welcome to Cadas Pangeran


Sudah lama berencana ingin memotret tulisan Cadas Pangeran ini dan akhirnya kesampaian juga. Entahlah, saya tidak tahu kapan pemasangan tulisan ini, tapi lumayan bikin pangling. Mungkin tempat-tempat wisata atau landmark Sumedang lainnya, seperti Bukit Toga, Kampung Ladang, Margawindu, dll, akan menyusul dipasangi tulisan seperti ini. Atau mungkin tepat di alun-alun Sumedang bisa dipasang sign seperti di Amsterdam ini. Siapa tahu? :)

Simply, I love that new Cadas Pangeran sign.
0 komentar

Jalan Cadas Pangeran Atas


Kondisi jalan Cadas Pangeran atas yang kini sudah dihotmix. Meski begitu para pengguna tetap harus waspada dan berhati-hati ketika melintas di jalan ini. Sejatinya jalan ini adalah satu arah dan diperuntukan bagi kendaraan yang datang dari arah Bandung menuju Sumedang, namun tak jarang kendaraan lain dari arah yang berlawanan sering melalui jalan ini.
2 komentar

Cadas Pangeran at Dusk


Sebagian suasana ruas jalan Cadas Pangeran bawah menjelang senja berakhir, dihiasi dengan gemerlap sorot lampu berbagai kendaraan yang melintasinya.  
Click here to view all participants of Outdoor Wednesday.
0 komentar

New Statue in Cadas Pangeran


Patung baru di Cadas Pangeran. Menurut informasi, pembuatan patung baru ini dilakukan melalui sayembara dan dimenangkan oleh seorang pematung dari Bali. Biaya yang dikeluarkan sebesar 250 juta rupiah. Kedepan rencananya patung yang lama akan dipindahkan di depan Gedung Negara.

A new statue of Pangeran Kornel and Daendels, made by a Bali-born sculptor, has been erected in Cadas Pangeran and will replace the old one soon. The old statue will be placed at Gedung Negara.
3 komentar

Monument of Inauguration of Cadas Pangeran Atas


Monumen Peresmian Jalan Cadas Pangeran Atas

Here, Pangeran Kornel and Daendles met and handshake. This monument has rediscovered by Aom Achmad, a historian expert of Sumedang history, in 1970's and then become an inauguration symbol of Jalan Cadas Pangeran Atas.
1 komentar

Legendary Road


Suasana jalan Cadas Pangeran atas yang legendaris dan mistis

This picture is for The Weekend in Black and White.
1 komentar

Holes in the street

Jalan berlubang di Jalan Cadas Pangeran atas
4 komentar

100th Post: Cadas Pangeran

Another Side of The Legendary Road, Cadas Pangeran.

It's my 100th post! Thanks to all visitors for your support and comments so far. Also for my top 10 commentators until now : Kaori, Lisergic Synaesthesiae, T. Becque, Leif Hagen, J Bar, Al, Max-e, AB, Boom Nisanart, Dragonstar. Thank you, guys!. And my cool lecturer and inspirator, Mr. Eki.

Ok, now, let's post another thousand pictures... :)
3 komentar

Monumen Cadas Pangeran



Patung Pangeran Kornel yang sedang bersalaman menggunakan tangan kirinya dengan H.W Daendles sebagai sebuah simbol perlawanan terhadap kebijakan "Rodi" Daendles dalam membuat jalan raya pos yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa yang jatuh dari masyarakat Sumedang.

A statue of Prince Kornel and H.W Daendels in Cadas Pangeran. Prince Kornel, the former regent of Sumedang (1791-1828), uses the handshake with his left hand to refuse what Daendles has done to his people in constructing "The Great Post Road" or De Groote Postweg or La Grande Route, as Daendels called the road project. This monument was built as a symbol of the Prince Kornel's spirit against colonialism.
1 komentar

Sawah Terasering


Nikmati pemandangan alam yang menyejukan ini ketika anda sedang melintas di kawasan jalan Cadas Pangeran Sumedang

Enjoy this beautiful scenery of paddy's fields along the Cadas Pangeran Road.
4 komentar

Jalan Cadas Pangeran


Cadas Pangeran merupakan salah satu ikon dari kota Sumedang. Jalan legendaris, bagian dari Jalan Raya Pos Anyer - Panarukan. Jalan ini menjadi satu-satunya penghubung antara kota Bandung dan Cirebon dengan jarak tempuh yang lebih singkat. Melintasi kawasan Cadas Pangeran kita akan disuguhkan pemandangan alam tanah Pasundan yang mempesona.

The white thick line in the middle is the Cadas Pangeran Road. It is one of the most famous and historical landmark of Sumedang. It was a part of the most legendary road in Indonesia, The Great Post Road (De Groote Postweg) which was built by The General of Netherlands in East-Hindie, Herman Willem Daendles.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.